
Namlea,RanaNews- pasangan calon bupati dan calon wakil bupati buru Ramly I Umasugi dan Amus Besan (RAMA) sudah mengepung Kota Namlea.
dimana mendekati dua bulan terakhir, RAMA terus mengikuti jadwal kampanye dialogis yang d tetapkan oleh pihak KPUD Buru di dalam kota namlea tanpa apsen dari jadwal yang sudah di tetapkan, kampanye RAMA didalam kota namlea diantaranya di Nametek, Jalan Baru pendopo wakil bupati, BTN SMA 1, BTN Bukit Permai, Jiku Besar, Pasar Inpres, Talko, Pasar Lama, pohon durian, Dervas-Batu Angus dan tadi malam Kamis (22/12) berakhir di Bandar Angin depan, bahkan sabtu besok RAMA dijadwalkan akan berkampanye di Batas Kota.
sementara pasangan Calon Bupati dan calon wakil bupati buru Bakir Lumbessy dan Amrulah M Hentihu (BARU) baru tiga kali berkampanye didalam kota namlea diantaranya pohon durian, Jiku besar dan kampung buru.
Informasi yang di peroleh, pasangan BARU tidak bisa berkampanye penuhi jadwal KPUD setempat dikarenakan kekuatan finansial/anggaran dan massa simpatisan tidak mendukung.
“Tergantung, kalau ada dana untuk bisa arahkan massa, sewa alat, pennyanyi, tenda dan kursi serta lokasi kampanye yang mendukung dan hal-hal lain barulah bisa membuat kampanye yang besar, tetapi kalau tidak ada anggaran maka tidak bisa berkampanye yang besar seperti RAMA punya, palingan hanya konsolidasi kecil-kecilan, itupun butuh anggaran juga, karena kalau setiap konsolidasi tidak mungkin kandidat bajalang kosong-kosong”. Beber salah satu pendukung fanatik pasangan BARU yang enggan namanya di publikasikan.
Disinggung menyangkut materi kampanye BARU, yang bersangkutan enggan mengungkitnya, namun yang pasti kata dia unsur dendam banyak yang tertuang dalam materi kampanye yang saling menjatuhkan karier politik kandidat, “kan tamang dong saksikan setiap kampanye BARU juga to, jadi akang bagitu jua tamang, tergantung dari penilaian masyarakat.(RN-MR)
