Ayo…!!! Berwisata Ke P.Buru,Nikmati Indahnya Air Terjun Bara

16266270_364571693915489_4269833771208283902_n

Namlea,RanaNews.Com-satu lagi eksotik keindahan alam Pulau Buru yang mempesona dan menantang untuk dicoba, selain keindahan Danau Rana dan Pantai Jikumerasa kini telah ditemukan Air Terjun Bara, Kabupaten Buru Maluku terletak berjarak 4 jam perjalanan dari Bara, memiliki 3 sampai 4 tingkatan dengan dengan masing2 kedalaman ait pada tingkatan pertama kurang lebih 3-4 meter diameter kolam mencapau 5 meter, dengan derasnya air terjun dan bening dan sejuk air menjadikan ini sebagai surganya bagi para penjelajah traveling alam terbuka dan setelah sampai dijamin ngk bakal kepingin pulang dech…

Calon Bupati Buru Tinjau Pembangunan TPQ Al-furqan

16216083_120300001767459872_695185365_n

Namlea, Rana News.Com– Calon Bupati Kabupaten Buru Provinsi Maluku Ramly Ibrahim Umasugi, SPi.MM, senin (22/1) meninjau secara langsung pembangunan Taman Pengajian Qur’an (TPQ) Al-Furqan Desa Waimiting Kecamatan Liliali, dalam tinjauan itu, Umasugi didampingi oleh ketua Tim kampanye RAMA (Ramly Ibrahim Umasugi & Amus Besan) Iksan Tinggapi, SH beserta sejumlah Jurkam pasangan RAMA.
Peninjauan pembangunan TPQ tersebut disambut dengan meriah oleh orang tua santri karena bertepatan dengan jadwal kampanye dialogisnya yang berlangsung di beberapa desa di kecamatan Liliali.
TPQ yang dibangun dari bulan September 2016 atas prakarsa Ramly Umasugi dengan pengurus TPQ setempat, hingga saat ini bangunannya sudah mencapa 75 persen.
Pengurus TPQ Al-Furqan Desa Waimiting Iksan Sampulawa mengatakan, dirinya sangat berterima kasih atas dorongan, kemauan dan bantuan dari Calon Bupati Buru Ramly Ibrahim Umasugi terhadap generasi desa waimiting, olehnya kata dia, dari bantuan calon bupati Umasugi itu, pekerjaan pembangunan TPQ Al-Furqan sudah hamper rampung,

“hanya tersisa atap bangunan, dasar/lantai, pintu jendela, yang insya Allah atas sentuhan bantuan dari bapak Ramly dan donator lainnya kami akan secepatnya menyelesaikan pembangunan sisanya”.
Sementara itu Calon Bupati Buru Ramly Ibrahim Umasugi, SPi.MM memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus TPQ Al-Furqan dan orang tua murid TPQ setempat, meskipun dengan bangunan seadanya kata Calon Bupati kuat di Buru ini, kemauan masyarakat setempat berjuang demi cita-cita anak-anak yang insya Allah hasil dari perjuangan itu, anak-anak generasi mendatang berjiwa dan berahklak yang baik bagi orang tua, daerah, bangsa dan Negara.
Umasugi merasa bangga atas niat baik dari masyarakat untuk sama-sama saling membantu, sehingga pembangunannya lancar dan dapat terselesaikan dengan cepat untuk dapat dipergunakan bagi anak-anak generasi penerus di desa tersebut.(RN-MR)

Pemuda Buru Optimis RAMA  Capai Angka “Fantastis”



Namlea,RanaNews.Com
. Tokoh pemuda asal pulau Buru M ilman Namkatu (29/01) optimis pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati kabupaten Buru periode 2017-2022, Ramly Umasugi dan Amustofa Besan yang menggunakan slogan “RAMA” akan menembus angka kemenangan fantastis di atas 70,25 % dan keluar sebagai pencetus Rekor kemenangan terbesar pada pilkada serentak propinsi Maluku dan indonesia Timur di tahun 2017.
 “Dari hasil perjalanan ke beberapa titik, semakin menambah kayakinan bahwa pilkada Buru, pasangan RAMA Insya Allah tembus angka 70.25 % dan akan memecahkan rekor untuk Pilkada pada Wilayah timur indonesia” tandas Namkatu.
Namkatu juga menambahkan keyakinan tersebut semakin bertambah dengan dikeluarkanya hasil survey dari lembaga SDI (sinergi data Indonesia) yang memposisikan pasangan RAMA pada angka 67,50%.


“Dari renggang waktu yang ada survey SDI telah memposisikan RAMA pada angka 67,50% tentunya dengan rasa kecintaan masarakat kepada kedua paslon tersebut tentunya tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah hingga di atas 70 %.”
Namkatu juga menyatakan kemenangan RAMA sudah berada di dalam tangan tinggal menjaga dan menambah angka kemenangan tersebut.”Kemenangan Paslon RAMA sudah berada didalam tangan, tinggal bagai mana par Tim simpatisan dan Relawan tetap fokus dalam menjaga sekaligus menambahkan angka tersebut, sehingga pada tanggal 15 february merupakan hari kemenangan Masarakat bersama pasangan RAMA” ujar namkatu.
Namkatu juga berpesan agar pada momentum Demokrasi ini agar masarakat tidak terkontaminasi dengan turbelensi kepentingan yang menggunakan propaganda-propaganda negatif dan tetap menjaga hubungan kai wai yg selama ini sdh tertanam dalam filosofi keseharian masarakat Buru.
“Hindari agitasi,propaganda dan lain lain yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dgn tujuan memecah bela hubungan kita selama ini” ujarnya menutup.(RN-MR)

Ketua Tim : Survey Terakhir RAMA 69,80%, BARU 18,15%.




Namlea,RanaNews.Com– ketua Tim pemenangan Sekaligus Ketua DPRD kabupaten Buru Iksan Tinggapy Saat melakukan sillaturahmi, dengan keluarga besar kompleks belakang pastoran (sabtu 21/01) Menyampaikan hasil Survey terakhir yang dikeluarkan oleh lembaga sinergi data indonesia menempatkan pasangan Ramly I Umasugi dan Amus Besan “RAMA” pada posisi 89,90 % sedangkan Pasangangan BARU 18,15 % .
“Hasil rilis yang di keluarkan tiga hari terakhir Lembaga Sinergi data Indonesia (SDI) menempatkan pasangan RAMA pada Posisi 89,90% dan pasangan BARU 18,15% sedangkan sisanya masih abu-abu”tandas tinggapy.
Tinggapy juga mengajak para pendukung dan simpatisan RAMA untuk tetap bersinergi dan tidak terprofokasi dengan isu-isu yang ada.

“Pilkada sudah didepan mata, bagi para pendukung dan simpatisan RAMA agar tidak terprofokasi dengan isu-isu yang ada, teruslah bergeliria untuk memastikan kemenangan pasangan RAMA” ujarnya.

Selain itu tinggapy juga meyakinkan masarakat kompleks belakang Pastoran bahwa kemenangan RAMA sudah di dalam tangan, tinggal bagaimana kita menjaga kemenangan tersebut.

“Para pendukung dan Simpatisan RAMA kemenangan sudah di dalam tangan tinggal bagai mana kita menjaga kemenangan tersebut dan insallah yang abu-abu pada hari H akan ikut ke kita” ujar tinggapy menutup(RN-MR)

Ramly : Karena Mereka Duluan, Saya Juga akan Buka Satu per-satu

16142312_1817551451852215_1188751314966952923_n

 

Namlea,RanaNews.Com-Calon Bupati  Kabupaten Buru Periode 2017-2022 Ramly I Umasugi saat melakukan kampanye diologis di kompleks kampung Buru (jumat 20/1), didepan ribuan simpatisan dan pendukungnya menyampaikan bahwa dia juga akan membuka satu persatu kartu mereka disebelah yang seakan-akan tampil sebagai ulama dan sok intelek.

 

“hari makin dekat maka katong buka dong pung kartu as palang-palang, karena dengan kesombongan dong yang mulai, maka kesombongan akan di balas dengan kesombongan.”tandas Ramly.

 

Disela-sela penyampaian visi-misi dan program lima tahun kedepan Ramly sempat menyentil salah satu pasangan calon dari sebelah yang dalam peretemuan hanya bisa menyampaikan “pas” saat diberikan kesempatan untuk bicara, ternyata yang bersangkutan pernah di “DO” dari tiga Universitas yang Berbeda dan baru diselesaikan di Universitas pasundan, salah satu universitas kecil di bandung.

 

Selain itu Ramly juga menceritakan pengalaman kampanye saat didesa pela, dimana ada beberapa tokoh pemuda yang dalam materi orasinya mengatakan sebagai saksi sejarah yamg mengungkap kedok dari mantan Bupati dua periode Husni Hentihu.

“mereka mengungkap kedok husni hentihu, dimana  saat terjadi musibah tsunami kecil didesa pela, mantan presiden SBY pada saat itu menandatangi kwitannsi dengan jumlah Lima ratus Juta untuk diserahkan kepada warga ternyata uang tersebut tidak pernah sampai ke masarakat pela” jelas Ramly.

 

Ramly juga membongkar persoalan lahan tackover yang tidak bersertifikat di waegeren yang kasusnya sedang ditangani di Polda Maluku “ada lahan masarakat jawa yang harus dibuat lahan percetakan sawah, tetapi 170 Ha lahan tersebut sudah di tackover kepada perusahan karet”

Ramly juga menyampaikan bahwa calon bupati mereka telah mencuri uang rakyat 1,4 miliyar yang merupakan pajak kendaraan bermotor di isi ke rekening pribadinya, “calon bupati mereka itu seorang pencuri uang rakyat, dimana uang pajak kendaraan bermotor sebesar 1,4 miliyar ditilep, sedangkan mereka yang menuding beta palyboy  tukang selingkuh dan lain-lain padahal punya simpanan ibu dokter bahkan ada yang sok jady  ulama punya anak dari parampuang karoke bernama alexander zulkarnain umasugi.” Tandas Ramly tegas(RN-MR)

“RANA” Menyapa Dunia, Potensi Wisata Bupolo

 

danau-rana-dok-wisatamaluku

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwasanya pariwisata telah menjelma menjadi komponen penting yang mengikat kebutuhan dan kepuasan seorang manusia. Betapa tidak? teduhnya matahari tenggelam, sejuknya udara pegunungan serta manisnya kicauan burung merupakan segelintir keajaiban alam yang mampu menenangkan jiwa setiap manusia dari kepenatan aktivitas sehari-hari.

 

Berbicara tentang potensi keindahan alam, kabupaten Buru yang berjulukan Bupolo ini juga memiliki aset keindahan alam (wisata) yang tak terkalahkan dengan panorama-panorama wisata alam lainya. Selain terkenal dengan artefak-artefak peninggalan sejarah dan tempat pembuangan tapol (tahanan politik : 1969) pulau Buru juga memiliki sebuah destinasti wisata danau  yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan-wisatawan baik dari dalam negri maupun luar Negri.

 

 

Danau tersebut sering disapa dengan istilah danau Rana, lokasinya di Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, sekitar 123 Km dari Namlea, Ibukota Kabuaten Buru. Danau yang berada di ketinggian 700 Mdpl ini merupakan danau terbesar di Maluku dengan panjang sekitar 43 Km.

 

Keistimewaan Danau Rana, Kondisi alamnya masih asli, tenang, sejuk, dan airnya jernih serta beberapa bagian permukaan airnya dipenuhi tanaman bunga teratai.Kelebihan lainnya, danau ini dikelilingi desa-desa adat. Ada 10 desa adat antar lain Wamamboli, Kaktuan, Erdafa, Waimite, Wagrahi, dan Waireman yang masing-masing warganya masih memegang kuat aturan adat setemp Jadi pengunjung yang datang ke Danau Rana, selain menikmati pemandangan alam danau juga bisa melihat kehidupan masyarakat adat setempat  Termasuk melihat rumah tradisional buru yang dominan terbuat dari kayu, tarian tradisional antara lain Tari Sawat Buru sebagai ucapan selamat datang bagi tamu yang berkunjung.

 

Di Danau Rana-nya sendiri, pengunjung bisa berkeliling dengan menyewa perahu dayung milik penduduk setempat dengan harga sekitar Rp 100 ribu per perahu, sudah termasuk dengan seorang pemandu, yang siap mengantar pengunjung mengelilingi danau.Perahunya tidak boleh bermesin, jadi harus mendayung. Pengunjung juga tidak diperbolehkan membunuh binatang, termasuk memancing. Ini sesuai adat masyarakat setempat.

 

Kelebihan Danau Rana lainnya, merupakan objek wisata yang berkonsep adventure. Akses jalannya sudah terbuka walau belum diaspal. Perjalanan dari penginapan resort pantai terdekat yakni di Desa Wamlana, Kecamatan Air Buaya dengan mobil offroad sekitar 3 jam. Melewati hutan-hutan tropis, seakan sedang melakukan petualangan.

 

 

Selama perjalanan menuju Danau Rana dari Wamlana sekitar 43 Km, pengunjung disuguhkan pemandangan alam yang indah, beraneka jenis tumbuhan yang berada di hutan lindung, dan menikmati keindahan desa-desa di pesisir Barat Pulau Buru dari gunung.

 

Alternatif lain ke Danau Rana bisa lewat laut. Dari kota Namlea menggunakan speedboat menuju Desa Tifu, Kecamatan Leksula sekitar 5 jam perjalanan. Setelah sampai di Desa Tifu, bisa menggunakan truk menuju Desa Waelo yang berjarak sekitar 40 Km. Dari sini petualangan baru dimulai menuju pusat danau Rana sekitar 6 jam dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan akan melewati perkampungan asli Pulau Buru.

 

(dirilis oleh : Rana News.Com)

 

Probabilitas Ramly Di Pilkada Buru 2017

er

 

Pesta demokrasi lokal ajang pemilihan kepala daerah kabupaten Buru kini didepan mata, hajatan Negara yang diselenggarakan pada tanggal 15 february 2017 ini merupakan ritual lima tahun sekali untuk masarakat menentukan pemimpin daerah (baca:Bupati) untuk masa kepemimpinan lima tahun kedepan. Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KPU Kabupaten Buru, Nomor 20/KPTS/KPU.Buru/­029.433691/X/2016 telah menetapkan dua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dengan Bakir Lumbessy dan Rully Madani Hentuhu pada Nomor urut satu sedangkan Ramly I Umasugi dan Amus Besan pada nomor urut dua.

Tentunya pasca penetapan tersebut pada tanggal 24 oktober 2016  kedua pasangan calon harus mampu menunjukan kemampuanya dalam melakukan Marketing politik  yang merupakan serangkaian aktivitas terencana, taktis, berdimensi  jangka panjang  dalam menyebarkan makna politik  kepada pemilih (Nursal, 2004) sehingga mendapatkan simpati masarakat untuk menyalurkan hak pilihnya pada 15 february mendatang.

Selain modalitas politik yang berupa finansial tentunya Popularitas, elektabilitas track record leadership dan juga kepribadian  akan menjadi acuan sebagai Probabilitas (kemungkinan) menang kalahnya salah satu pasangan.

Ramly ibrahim Umasugi atau dengan sapaan Bang Ramly merupakan Bupati Kab. Buru periode 2012-2017 yang juga turut andil bertarung sebagai calon Bupati Periode 2017-2022, track recork dan sepak terjangnya di dunia politik tak dapat diragukan lagy.  Pria kelahiran 04 desember 1970 mengawali karir politiknya sebagai anggota DPRD dua Periode (2000-2004 dan 2004-2009) sempat menduduki jabatan strategis sebagai ketua DPRD dan pernah menjadi wakil Bupati pada periode 2007-2012.

 

Rekam jejaknya di kancah perpolitikan selama tujuh belas tahun membuat Ramly menjadi tokoh publik dengan tingkat popularitas yang terkenal di berbagai pelosok daerah di kabupaten Buru bahkan nama seorang Ramly kini telah menggema sampai ketingkat Propinsi, apalagi hal tersebut ditunjang dengan kepribadianya yang bertangan dingin dan dikenal dengan pemimpin yang selalu peka terhadap segala kebutuhan masarakat.

Jika menggunakan teori probability politic (teori kemungkinan dalam politik), pada prinsipnya Ramly bersama pasanganya Amus Besan memiliki peluang Besar sampai saat ini, Jika tinjauannya dilihat dari aspek  kendaraan politiknya (partai politik). dikarenakan pesaing politiknya (kandidat lainnya) hanya diusung tiga partai politik yang dimana salah satu partainya (PPP) masih mengalami konflik internal yang belum menemui titik jelasnya, sedangkan Ramly dan pasanganya Amus Besan yang menggunakan jargon “RAMA” diusung dan didukung oleh sembilan partai besar yang memiliki  delapan belas Kursi di gedung DPRD secara totalitas.

Hal tersebut merupakan modalitas politik yang menjanjikan bagi Ramly Umasugi dan pasanganya Amus besan untuk menduduki jabatan Bupati dan Wakil Bupati di periode 2017-2022, apalagy didongkrak dengan tipe kepemimpinan dan manajemen leadership Ramly  yang menimbulkan espektasi masarakat Buru untuk dirinya memimpin kembali dilima tahun akan datang. Sedangkan terkait dengan isu-isu miring yang menerpa dirinya terkait dugaan korupsi dan lain-lain, Ramly adalah tipe pemimpin yang mampu menciptakan konsesnsus publik  yang dapat mematahkan fitnah-fitnah politik untuk dirinya.

Keanomalian dalam politik di Kabupaten Buru terkadang sulit di prediksikan dengan turbelensi politik yang kuat. Tapi kita bisa pelajari dari gerakan perilaku aktor politik yang terhidden (tersembunyi) dan nyata di publik berbasiskan informasi dan data, dan sesuai dengan fakta empiris hasil Survei dan simulasi pilkada posisi Ramly umasugi dan pasanganya Amus Besan (RAMA) lebih mendominasi dalam perhelatan pilkada Buru 2017.(RN-MR)

Ribuan Massa Tumpah Ruah di Kampanye RAMA Desa Waimangit.

16118421_120300001660883490_555765378_n

 

Namlea, Rana News.Com,- Ribuan Massa tumpah ruah saat hadiri kampanye dialogis pasangan calon bupati dan calon wakil bupati buru Ramly I Umasugi dan Amus Besan di Desa Waimangit Kecamatan Airbuaya pada senin (16/1).

Pihak penyelenggara mengklaim, takkurang dari 15 ribu massa yang hadir pada kampanye dialogis tersebut, “kampanye ini digelar khusus untuk desa Waimangit, namun antusian masyarakat tanpa diundang dari beberapa desa tetangga juga turut hadir, tidak diundang dan hanya datang sukarela dan tidak ada yang memotori pergerakan massa sebanyak itu, mungkin kecintaan mereka kepada pasangan ini dan mereka mau melihat secara langsung calon pimpinan mereka”. Singkat Fuat Bachmid salah satu tim penyelenggara kampanye”.

Bachmid mengatakan, dalam acara kampanye ini, akan diisi dengan sejumlah agenda pemuda dan masyarakat simpatisan pendukung RAMA seperti, Deklarasi pemuda Basis sekaligus penyerahan dukungan kepada paslon RAMA.

Sementara itu ketua tim kampaye RAMA Iksan Tinggapi dalam orasinya mengatakan, dalam setiap kampanye di desa mana saja di kabupaten buru, Paslon RAMA tidak pernah sepi dari massa pendukung, bahkan massa dapat membludak layaknya kampanye akbar. “ini menandakan bahwa masyarakat buru sangat mencintai pak Ramly dan pak Amus, dukungan hati nurani kami hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa waimangit”.

16128359_120300001668807726_778077981_n

Kampanye dialogis paslon RAMA di desa waimangit terlihat ramai, sepanjang ruas jalan umum dipadati oleh massa pendukung dan simpatisan yang hadir, kampanye tersebut digelar pada sore hingga malam hari, namun tidak memudar semangat masyarakat untuk menyaksikan penyampaian materi-materi pembangunan lima tahun kedepan sebagaimana Visi-Misi paslon RAMA.

Sebelumnya, ritual adat Buru yang digelar oleh 24 kepala soa yang berlangsung di Karamat kaki air Wainibe yang terletak di lokasi perusahan kayu (WWI) dan karamat Tomlima desa Air Buaya, ritual adat yang digelar itu menghadirkan Paslon RAMA, Ramly Amus diundang guna dikukuhkan secara adat untuk mendapat pemberkatan dari leluhur, sebagaimana adat istiadat masyarakat adat setempat, setelah itu barulah paslon RAMA naiki pentas untuk berkampanye dihadapan ribuan massa di desa Waimangit. (RN-MR)

 

Isyu Penghinaan Etnis Sultra di Buru “Berita Hoax”

Ambon, RanaNews.Koordinator tim hukum pasangan calon RAMA, Fahri Bachmid, melalui rilis resminya,Sabtu (14/2), menegaskan isu berbau SARA pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buru Ramly Umasugi – Amus Besan lakukan penghinaan atau pelecahan terhadap etnis Buton (Sulawesi Tenggara) adalah “Hoax” (tidaklah benar), fitnah dan bersifat “charakter assatianation”/pembunuhan karakter. 
Isu itu juga dimaksudkan untuk menyuguhkan informasi secara distorsif yang tidak jelas dan tidak mengandung kebenaran.

“Hal itu sangat jauh dari jati diri kejuangan Pasangan RAMA. Pasangan calon RAMA tidaklah menghina etnis tertentu maupun etnis yang lain, sebab paradigma serta ideologi perjuangan pasangan calon RAMA senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip kebhinekaan serta pluralisme karena Kabupaten Buru adalah miniatur Indonesia yang tentunya didalamnya terintegrasi berbagai macam suku, agama, golongan dan yang mana hal ini merupakan visi dari pasangan calon RAMA itu sendiri, ” tandas Fahri.

Fahri mengatakan pasangan calon RAMA identik dengan keberagaman serta sangat jauh dari paham serta pandangan-pandangan yang sektarian seperti itu.

“Jadi kami ingin tegaskan bahwa isu yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu adalah tidak benar dan mengandung fitnah yang secara terencana dikembangkan secara sistematis untuk membodohi masyarakat. Kami berpendapat bahwa itu hanyalah kebohongan yang tidak mencerahkan serta cenderung sesat, ” tegasnya.

Fahri kemudian mengatakan materi kampanye pasangan calon RAMA mengedepankan materi kampanye berbasis program kerja yang sistemik, terukur dan sangat menghargai Kebhinekaan bahwa seluruh etnis yang tinggal dan telah menjadi bagian dari warga masyarakat Kabupaten Buru. Etnis yang tinggal dan telah menjadi dari warga masyarakat Kabupaten Buru merupakan bagian yang utuh dan tak bisa dipisahkan dalam proses pembangunan dan kemajuan Kabupaten Buru.

“Ini merupakan bentuk kampanye hitam (black campaign) secara terencana dihembuskan secara massif kepada masyarakat. Tapi menurut hemat kami, masyarakat tidak akan terpengaruh sedikitpun dengan isu yg mutunya rendahan seperti ini, ” katanya.

Sebagai bentuk follow up dari isu tersebut, tim hukum pasangan calon RAMA selanjutnya akan merespons secara hukum atas fitnahan dengan melakukan investigasi.

“Kami sedang melakukan investigasi atas sumber maupun subjek hukum yang sengaja melemparkan isu-isu berbau SARA seperti itu. Kami akan respon keras atas pembuat berita “Hoax” ini. Tadi malam kami telah melakukan koordinasi dengan Panitia Pengawas Kabupaten Buru serta aparat keamanan terkait langkah-langkah hukum yang dipandang perlu untuk diambil dlm menindak pihak2 yg tdk bertanggung jawab, ” tutup Fahri.(RN-MR)

Calon Bupati BARU “Tidak Punya Hak Pilih” di Pilkada Buru.

Namlea, – Calon Bupati Buru dari pasangan BARU Bakir Lumbessy tidak mempunyai hak pilih di Pilkada Buru 15 februari mendatang, Bakir Lumbessy yang berpasangan dengan calon wakil bupati Amrullah M Hentihu yang biasa di sapa Rully dengan akronim BARU, namanya tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“setau saya tidak ada, karena setelah di cek lewat DPS sampai penetapan DPT tidak ada nama itu, tetapi nanti saya coba kroscek lagi”. Singkat ketua KPUD Buru Munir Soamole pecan kemarin ketika dihubungi wartawan.
Sementara itu hal yang sama pula terjadi ketika beberapa pecan kemarin, wartawan melakukan pengecekan pada DPT yang terpampang disetiap di lokasi-lokasi tempat umum, salah satunya yang berdekatan dengan kediaman atau rumah kontarakan Bakir Lumbessy di Derfas, namun juga tidak ditemukan.
Dari keterangan beberapa warga yang berhasil dihinpun wartawan bahwa, calon bupati Bakir Lumbessy kontrak rumah salah satu warga namlea yang bernama Yusuf Banda yang beralamatkan di daerah Derfas desa namlea, Lumbessy memulai kontrakannya dipertengahan tahun 2016 lalu dengan alasan untuk mengikuti perhelatan Pilkada di Kabupaten Buru, namun sebelumnya, Lumbessy semasa berkuasa dengan H.M. Husnie Hentihu 10 tahun lalu, dirinya telah membangun sebuah rumah mewah dengan halaman yang luas didepan BTN Bukit Permai Tatanggo Namlea, entah kenapa, rumah mewah dengan pekarangan yang luas itu telah di jual kepada salah satu pengusaha keturunan cina di Maluku.(RN-MR)