Golkar Sebut “Assagaff” Berhasil Jaga Kerukunan Di Maluku

15713199_714689418689688_1196491447_n

“fuad Bachmid Fungsionaris DPD l Golkar Maluku”

 

 

Namlea. RanaNews-Peringatan Natal tahun 2016 di Maluku berjalan secara aman dan damai, situasi tersebut tidak berbeda jauh dengan peringatan natal di tahun tahun sebelumnya, tak hanya itu peringatan hari hari besar keagamaan lainnya di Maluku juga relatif tidak ada gejolak yang berarti, merespon situasi tersebut pujian pun diberikan kepada Gubernur Maluku, Said Assagaff yang dinilai telah berhasil menjaga kerukunan antar umat beragama di Maluku.

“Selaku pengurus Golkar tentunya kami sangat bangga karena Pak Gubernur yang juga Ketua DPD kami telah berhasil menjaga dan mempertahankan hubungan kerukunan antar umat beragama di Maluku, Pak Gub sangat paham denyut nadi masyarakat Maluku yang sangat mencintai hubungan orang basodara” Kata Fungsionaris DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Fuad Bachmid, di Namlea, Minggu (25/12/).

Menurutnya prestasi itu bukan klaim semata melainkan fakta nyata dari berbagai program dan terobosan yang telah dilakukan Said Assagaff bersama Zeth Sahuburua semenjak dilantik sebagai Gubernur Dan Wakil Gubernur Maluku.

“Kan beberapa bulan lalu Pak Gub juga meraih apresiasi Gubernur Inovatif 2016 untuk kategori Sosial Kemasyarakatan, Pak Gub dinilai bertindak nyata dengan menggelar sejumlah event keagamaan tingkat nasional, regional dan daerah, serta mendukung penuh kegiatan budaya dan sosial kemasyarakat guna merealisasikan Maluku sebagai Laboratorium Perdamaian Dunia, jadi ini fakta yang harus diakui” ujarnya.

14955807_323794121337466_6272023937529662360_n

Fuad juga menambahkan bahwa keberhasilan Gubernur Said Assagaff bersama Wakil Gubernur Zeth Sahuburua tak terlepas dari dukungan semua tokoh di Maluku sebab menurutnya Assagaff-Sahuburua termasuk cakap dalam membangun komunikasi lintas sektoral dengan sejumlah pihak termasuk Penegak Hukum, Para Bupati/Walikota, Pimpinan Partai Politik, Ormas, Dan Tokoh Masyarakat .

“Karena pak Gub sangat memahami bahwa untuk membangun Maluku butuh penyatuan semua pihak dan beliau berani melepaskan kepentingan politik jangka pendek demi menyatukan semua pihak, inilah yang sangat kami banggakan dari model kepemimpinan Pak Assagaff bersama pak Sahuburua”

katanya Olehnya itu, Golkar sangat berharap seluruh komponen yang ada di maluku untuk terus mendukung Kebijakan dan Kepemimpinan Gubernur Said Assagaff untuk membangun maluku yang lebih baik lagi kedepan karena menurutnya harus diakui bahwa dibalik keberhasilan tersebut tentunya masih banyak lagi tantangan yang akan dihadapi kedepan

“Diatas segalanya kami juga berharap agar keberhasilan tersebut patut dipertahankan dan dilanjutkan sebab hal tersebut akan menjadi credit poin untuk agenda agenda pembangunan strategis lainnya kedepannya” kuncinya.(RN-MR)

“RAMA” Kepung Namlea

15541194_1256754164370342_5019072477498011594_n

Namlea,RanaNews- pasangan calon bupati dan calon wakil bupati buru Ramly I Umasugi dan Amus Besan (RAMA) sudah mengepung Kota Namlea.

dimana mendekati dua bulan terakhir, RAMA terus mengikuti jadwal kampanye dialogis yang d tetapkan oleh pihak KPUD Buru di dalam kota namlea tanpa apsen dari jadwal yang sudah di tetapkan, kampanye RAMA didalam kota namlea diantaranya di Nametek, Jalan Baru pendopo wakil bupati, BTN SMA 1, BTN Bukit Permai, Jiku Besar, Pasar Inpres, Talko, Pasar Lama, pohon durian, Dervas-Batu Angus dan tadi malam Kamis (22/12) berakhir di Bandar Angin depan, bahkan sabtu besok RAMA dijadwalkan akan berkampanye di Batas Kota.

sementara pasangan Calon Bupati dan calon wakil bupati buru Bakir Lumbessy dan Amrulah M Hentihu (BARU) baru tiga kali berkampanye didalam kota namlea diantaranya pohon durian, Jiku besar dan kampung buru.

Informasi yang di peroleh, pasangan BARU tidak bisa berkampanye penuhi jadwal KPUD setempat dikarenakan kekuatan finansial/anggaran dan massa simpatisan tidak mendukung.

“Tergantung, kalau ada dana untuk bisa arahkan massa, sewa alat, pennyanyi, tenda dan kursi serta lokasi kampanye yang mendukung dan hal-hal lain barulah bisa membuat kampanye yang besar, tetapi kalau tidak ada anggaran maka tidak bisa berkampanye yang besar seperti RAMA punya, palingan hanya konsolidasi kecil-kecilan, itupun butuh anggaran juga, karena kalau setiap konsolidasi tidak mungkin kandidat bajalang kosong-kosong”. Beber salah satu pendukung fanatik pasangan BARU yang enggan namanya di publikasikan.

Disinggung menyangkut materi kampanye BARU, yang bersangkutan enggan mengungkitnya, namun yang pasti kata dia unsur dendam banyak yang tertuang dalam materi kampanye yang saling menjatuhkan karier politik kandidat, “kan tamang dong saksikan setiap kampanye BARU juga to, jadi akang bagitu jua tamang, tergantung dari penilaian masyarakat.(RN-MR)

BTS Seluler Desa Bara Siap On Air

15644358_1257679124277846_456784493_n

Namlea, Rana News,- Dalam beberapa hari kedepan, Desa Bara, Waeruba dan Desa Tanjungkarang sudah bisa menikmati sarana dan prasarana Telekomunikasi, hal ini terbukti ketika Pemerintah Daerah Kabupaten Buru lewat Dinas Pariwisata dan Infokom telah membangun perangkat BTS seluler di Desa Bara yang siap beroperasi dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Infokom Kab. Buru, Istanto Setyahadi kepada wartawan (21/12) di Namlea mengatakan, BTS seluler yang sekarang sudah terpasang di Desa Bara itu Merupakan program pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam rangka memberikan akses komunikasi bagi daerah-daerah yang blankspot atau daerah yang belum terjangkau sarana telekominikasi.

Dikatakannya, Desa bara merupakan salah satu dari beberapa Desa di Kabupaten Buru yang menjadi usulan prioritas untuk pembangunan menara termasuk daerah di dataran Rana.

“Bara merupakan salah satu dari sekian desa yang mendapat prioritas termasuk dataran pegunungan di Rana” tandas setyahadi.

Istanto menjelaskan, daerah-daerah di Kecamatan Batabual serta daerah pegunungan yang ada di Kabupaten Buru juga menjadi prioritas Dinas Pariwisata dn Infokom Kabupaten Buru.

“Usulan pemda Untuk pembangunan menara seluler itu sudah sejak awal tahun 2016 yang ditandatangani oleh Bupati Buru non aktif Ramli I Umasugi. Namun, karna terkendala masa berakhir kontrak antara operator dengan menara, akhirnya Site Desa Bara baru dapat di selesaikan pada akhir tahun 2016 ini dan insya Allah akan terus dikerjakan tahun 2017 mendatang”, jelas Setyahadi.

Setyahadi menambahkan, Site Desa Bara ini dapat mengkafer area hingga pelabuha bara, Waeruba dan Desa Tanjung Karang. hal itu diketahui setelah dirinya melakukan uji coba kemarin, Selasa (20/12).

“Bara menjadi salah satu prioritas karena daerah ini merupakan pusat ekonomi baru serta kawasan strategis dan pintu masuk penghubung antara Kabupaten Buru dan Sanana Kabupaten Sula Maluku Utara”

Selain itu pembangunan BTS ini juga akan dilakukan dibeberapa daerah yang menjadi prioritas utama. Istanto berharap, dengan adanya BTS di Desa Bara itu, masyarakat Desa Bara bisa melakukan komunikasi demi kemajuan daerah dan desa tersebut.

“Saya berharap agar alat tersebut dapat digunakan sesuai fungsinya dan dapat membantu seluruh Masyarakat yang ada di beberapa desa pada Kecamatan Air Buaya itu” ujar setyahadi menutup wawancaranya. (RN-MR)

Simulasi Pilkada Buru Menempatkan “RAMA” Pada Posisi 68,36% Dan “BARU” 16,40%

dd

 

Namlea, Rana News,- Simulasi Pilkada Buru yang dilakukan oleh Tim calon Bupati dan Calon wakil bupati Buru Ramly I Umasugi dan Amus Besan (RAMA) dalam beberapa hari terakhir ini bahwa seakan-akan telah terjadi pilkada di kabupaten buru, dari hasil simulasi pilkada dengan jumlah 259 TPS yang sudah ditetapkan secara resmi oleh KPUD Buru, telah masuk sebanyak 176 TPS pada Tim RAMA, dimana menempatkan posisi pasangan RAMA berada pada 68,36% dan pasangan BARU menduduki posisi 16,40%, sementara Strong Foters atau abu-abu pada posisi 15,27%, hal ini menandatang bahwa pasangan RAMA di 10 kecamatan menang mutlak mengalahkan pasangan BARU.

Demikian penyampaian singkat calon bupati buru Ramly I Umasugi dalam kampanye dialogis yang digelar di Dusun Derfas dan batu Angus Selasa (20/12) malam. Umasugi mengatakan, dengan perolehan angka Simulasi 68,36% ini, membuktikan keberpihakan masyarakat dalam menentukan hak politik mereka kepada calon pemimpin yang benar-benar berpihak kepada Rakyat, berbuat nyata kepada rakyat dan selalu mengedepankan kepentingan rakyat.

“kita sudah menang dalam pertarungan ini, dan di 10 kecamatan, pasangan RAMA menang, ini bukti bahwa masyarakat buru lebih cinta kepada pasangan RAMA karena telah berbuat nyata”.

Umasugi juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tim relawan pasangan RAMA yang bekerja sangat professional dalam agenda Simulasi Pilkada Buru, umasugi berharap, kedepan, srong fotrs (abu-abu) yang belum menentukan pilihannya, diyakini sungguh pada saat hari H nantinya semua akan menentukan pilihan kepada pasangan RAMA.

Sebelumnya, berdasarkan hasil pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) kabupaten buru dengan Sistem Data Pemilih (Sidalih) yang digelar KPUD Buru pada Kamis (8/12) berjumlah 92,222, dimana Pemilih Laki-laki berjumlah 46,352 dan Perempuan 45,870, sedangkan jumlah TPS 259 dan jumlah Desa sebanyak 82.(RN-MR)

Ramly : Sang Maestro Politik Bupolo

14364761_1176085169103909_7720985257794781669_n

 

“Rasanya tidak berlebihan jika kita menjuluki , Ramly Umasugi sebagai seorang maestro politik  di Negri Bupolo”

Maestro yang dalam bahasa Italia artinya tuan atau pemimpin, saat ini kerap digunakan untuk menunjukan kebesaran atau keahlian seseorang di banyak bidang, terutama di bidang musik atau seni.

Ramly Umasugi adalah salah seorang putera terbaik Negri Bupolo yang piawai atau ahli di bidang politik. Ramly Umasugi yang lahir di Namlea, 04 Desember 1970 telah melanglang buana dalam percaturan politik sejak tahun 2000.  sebagai anggota DPRD kini tampil sebagai calon Bupati di 2017 mendatang.

Kiprah atau jam terbang Ramly Umasugi di kancah politik tidak diragukan lagi. Bang Ramly atau Bang lili, demikian ia akrab disapa, merupakan salah satu politisi ulung di pulau Buru. Ia mempunyai perjalanan karir politik yang gemilang bersama Partai Golkar. Sebagai bukti, ia pernah menjadi anggota DPRD dua periode (2000-2004 dan 2004-2009) sampai menduduki jabatan strategis sebagai ketua DPRD tahun 2004-2006.

Akselerasi politik bang Ramly yang begitu gesit mengantarkanya ke kursi Wakil Bupati periode 2007 – 20012  dan pada tahun 20012-20017 di berhasil menjalankan karirnya sebagai Bupati Buru dengan Wakilnya Ir.Johana Soedrajat.

Di tangan Bang Ramly, Partai Golkar Kabupaten Buru Berhasil mendominasi perebutan kursi legislatif pada 2014 lalu dengan merebut 10 kursi dari total 25 kursi DPRD Kab.Buru. Hal ini tentunya tidak di raih dengan hanya berpangku tangan tetapi bang ramly melakukanya dengan penuh pengorbanan dan kerja keras.

Disitulah seorang Ramly Umasugi menunjukan kelasnya sebagai seorang pemimpin berkaliber. Ia menunjukan karakteristik seorang pemimpin  yang berpolitik dengan akal sehat, kerja keras  dan hati yang sejuk serta jiwa yang tenang dan beretika dalam menghadapi lawan-lawan politik, pancasialis, religius.

Bang Ramly Sang maestro politik di kabupaten Buru, selama Lima tahun kepemimpinanya berhasil membawa daerah penghasil minyak kayu putih ini kearah yang lebih baik, pembangunan infrastruktur  daerah kini semakin meningkat, hotmiks jalan raya hampir kita rasakan selama melakukan perjalanan baik ke buru utara Barat maupun ke dataran waeapo, pencanangan water Front City (WFC) atau kota menghadap laut telah dikembangkan untuk dapat menjadi icon kabupaten Buru, peningkatan jumlah lahan dan produksi disektor pertanian yang juga salah satu sektor unggulan kabupaten Buru terus Berlanjut dan membaik  Hingga pembangunan sumber daya Manusia yang sehat cerdas dan religius terus di genjot dengan menelurkan PERDA “GELORA” gerakan Magrib Bupolo Mengaji.

 

Tentunya masih banyak lagi yang sudah dilakukan Bang Ramly terhadap Negri Bupolo selama lima tahun terakhir, semua ini merupakan manivestasi atas rasa kecintaanya terhadap daerah kelahiran dan tempat dimana ia di besarkan sebagai seorang maestro politik yang di segani.

Sebagai bentuk konsistensi bang ramly terhadap pembangunan daerah di Kab.Buru  pada tanggal 21 september bang Ramly kembali mendaftarkan diri sebagai calon bupati dengan menggandeng pasanganya Amus Besan SH, untuk bertarung di pilkada 2017 mendatang.

Wacana tentang kembalinya bang Ramly untuk bertarung Di pilkada Buru 2017 telah tercium jauh-jauh tempo, hal ini membuat lawan politikya banyak yang enggan untuk maju bertarung dan memilih berafeliasi sebagai pasanganya, tak heran ketika ada keinginan yang tidak terakomodir untuk bersanding denganya diperhelatan pesta demokrasi 2017   banyak yang mulai menyerangnya dengan melakukan fitnah dan isu-isu profokatif di tengah masarakat karena kehiilangan jurus menghadapi dan menumbangkan karir politiknya.

Namun sebagai seorang maestro politik di Buru Bang Ramly tetap menunjukan konsistensinya untuk terus bertarung dan membalas serangan lawanya yang melakukan isu profokatif dengan kerja Nyata yang merupakan karakter kepemimpinan Bung Ramly, Hal ini di buktikan dengan diraihnya Predikat wajar tampa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keungan RI atas laporann keuangan daerah tahun 2015 semenjak bang ramly masih menduduki jabatan Bupati aktif tentunya hal ini telah membantahkan seluruh fitnah-fitnah yang menjalar ke masarakat tentang beliau.

 

Apa yang dilakukan Bang Ramly harusnya menjadi contoh, teladan bagi politisi-politisi muda dalam berpolitik. Sikap konsisten dan konsekuen yang ditunjukan Bang Ramly  patut ditiru. Karakter dan karir politik bang ramly yang cemerlang sehingga  tidak berlebihan jika ia di sebut sebagai  Sang Maestro Politk buru.(RN-MR)

Harga Pangan Jadi Kunci Pengendalian Inflasi 2017

tirto-antarafoto-paket-kebijakan-ekonomi-13-240816-ym-02_ratio-16x9

 

Pemerintah menargetkan laju inflasi di tahun 2017 tidak melebihi 4 persen. Namun target ini dibayangi oleh tantangan adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan kenaikan harga minyak dunia yang ikut mempengaruhi harga BBM di dalam negeri. Pengendalian harga pangan pun menjadi kunci pengendalian inflasi di tahun depan.

“Sepanjang kita mengatasi persoalan pangan, kita bisa mengendalikan inflasi pada 2017,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, seperti dikutip Antara, Senin (19/12/2016).

Darmin mengatakan pengendalian inflasi pada 2017 harus mulai diupayakan, karena tahun depan terdapat tantangan dari sisi administered price akibat kenaikan tarif tenaga listrik maupun harga bahan bakar minyak (BBM).

Harga BBM diperkirakan akan mengalami kenaikan sebagai dampak dari kebijakan OPEC yang memangkas produksi minyak mentah dunia dan efeknya bisa meningkatkan harga komoditas minyak. Untuk itu, langkah yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan menjaga kestabilan harga pangan, agar sisi volatile food tidak lagi dominan menjadi penyumbang inflasi utama seperti yang terjadi pada 2016.

“Kita ingin tahun depan, kalaupun harga TTL (tarif tenaga listrik) akan naik, dan BBM juga tekanannya agak tinggi, laju inflasi tidak melampaui empat persen. Itu artinya pangan harus dijaga,” ujar Darmin.

Ia mengharapkan upaya menjaga kestabilan harga pangan maupun langkah menahan tarif dari sisi administered price itu bisa dilakukan seperti yang terjadi sepanjang tahun 2016 ini. Saat ini, berdasarkan data BPS, tingkat inflasi tahun kalender Januari-November 2016 telah tercatat sebesar 2,59 persen dan inflasi dari tahun ke tahun (yoy) mencapai 3,58 persen.

Ia memastikan kebijakan upaya pengendalian harga dari sisi volatile food maupun administered price yang dilakukan pemerintah pada 2017 tetap menggunakan data yang valid dan akurat. “Dibanding setahun lalu, ketika kita masih menduga-duga dan berdebat soal angka, sekarang perdebatannya makin reda karena kita semakin sepakat bahwa situasinya lebih baik. Sehingga kebijakannya makin mudah diputuskan,” kata Darmin.

Pemerintah dalam APBN 2017 menetapkan laju asumsi sebesar empat persen, atau sama dengan proyeksi Bank Indonesia sebesar empat persen plus-minus satu persen, karena adanya kenaikan sejumlah tarif dari sisi harga diatur pemerintah.

sumber (tirto.idyan/yan)

Indonesia-Taiwan tingkatkan kerja sama pertanian

syuran_21

Kerja sama di bidang perikanan dan pertanian antara Indonesia dan Taiwan yang terjalin selama empat dekade telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengeratkan hubungan persahabatan antara kedua belah pihak.

Dalam peringatan empat dekade kerja sama tersebut di Jakarta, Kamis (8/12), Kepala Perwakilan Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Indonesia, Chang Liang-Jen mengatakan bantuan Taiwan dalam perkembangan pertanian dan perikanan di tanah air telah membuahkan hasil yang luar biasa dan nyata serta mendapatkan pengakuan dari berbagai kalangan.

Dalam kerja sama tersebut Taiwan berbagi pengalaman mengenai perkembangan pertanian dan perikanan yang telah diterapkan di Pulau Formosa itu.

Selain itu, Taiwan juga menyediakan bantuan guna meningkatkan teknik mengolah tanah, meningkatkan pendapatan para petani secara signifikan, memperluas pasar penjualan di swalayan di Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya di tanah air.

“Kerja sama ini tidak hanya berhasil mengenalkan keunggulan dari produk pertanian Taiwan, tapi juga meningkatkan pertukaran dan persahabatan masyarakat antara kedua belah pihak,” ujar Chang.

Pada tahun 1976 Taiwan mengirimkan misi ke Indonesia guna mempromosikan kerja sama teknis di kedua bidang tersebut.

Para pengusaha Taiwan telah lebih dari 30 tahun melakukan investasi di bidang pertanian dan perikanan di berbagai daerah di tanah air.

“Meningkatkan kerja sama pertanian dan perikanan dengan negara-negara anggota ASEAN merupakan salah satu bagian penting dari Kebijakan Baru ke Arah Selatan,” kata Chang.

Guna meningkatkan kerja sama pertanian antara Indonesia dan Taiwan, pada Mei 2016 kedua belah pihak telah menandatangani nota kesepahaman peningkatan kerja sama dengan dasar kerja sama bidang pertanian dan perikanan yang telah berlangsung selama empat puluh tahun.

sumber : antarnews.

Abduh Lestaluhu Ungkap Kronologi Kartu Merah yang Menimpanya

55eeb47164b3b

 

Penggawa Timnas Indonesia Abduh Lestaluhu mendapatkan kartu merah saat berhadapan dengan Thailand di leg kedua final Piala AFF 2016.

Abduh Lestaluhu mendapatkan kartu merah jelang menit terakhir pertandingan usai.

Terkait kartu merah itu, Abduh Lestaluhu akhirnya buka suara.

“Soal kejadian itu, kami saat itu sedang mengejar gol namun saat akan mengambil lemparan ke dalam bola itu ditahan di bench pemain Thailand,” kata Abduh Lestaluhu dikutip SuperBall.id dari Four Four Two, Minggu (18/12/2016).

“Mereka mengulur waktu. Saat itu saya langsung balik ke belakang dan bilang kepada wasit itu tidak fair play. Akhirnya saya emosi karena keadaan kami sedang tertinggal saat itu,” tutup Abduh.

Meski tidak bisa membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF 2016 dan mendapatkan kartu merah, nyatanya Abduh tetap mendapatkan banyak pujian dari rakyat Indonesia khususnya di media sosial Twitter.

Mayoritas bangga dengan sikap Lestaluhu selama pertandingan.

Netizen juga tidak menyalahkan sikap emosi Abduh yang menendang bola ke bangku cadangan pemain Thailand.