Sang Maestro Bertangan Dingin Dari Beringin Bupolo

fb_img_14642200074337444

 

Rana News.-Ramly Umasugi adalah salah satu tokoh yang sudah mendeklarasikan dan mendaftarkan dirinya  bersama amus besan  untuk mencalonkan diri dalam Pilkada Buru 2017. Keunggulan tokoh beringin Lokal Kabupaten Buru ini, mempunya pengalaman di bidang politik dan telah berpartisipasi aktif membangun negri dengan julukan Bupolo ini dengan tangan dinginya.

Ramly Umasugi yang lahir di Namlea, 04 Desember 1970 telah melanglang buana dalam percaturan politik sejak tahun 2000.  sebagai anggota DPRD kini tampil sebagai calon Bupati di 2017 mendatang.

Kiprah atau jam terbang Ramly Umasugi di kancah politik tidak diragukan lagi. Bang Ramly atau Bang lili, demikian ia akrab disapa, merupakan salah satu politisi ulung di pulau Buru. Ia mempunyai perjalanan karir politik yang gemilang bersama Partai Golkar. Sebagai bukti, ia pernah menjadi anggota DPRD dua periode (2000-2004 dan 2004-2009) sampai menduduki jabatan strategis sebagai ketua DPRD tahun 2004-2006.

Akselerasi politik bang Ramly yang begitu gesit mengantarkanya ke kursi Wakil Bupati periode 2007 – 20012  dan pada tahun 20012-20017 di berhasil menjalankan karirnya sebagai Bupati Buru dengan Wakilnya Ir.Johana Soedrajat.

Di tangan  dingin Bang Ramly, Partai Golkar Kabupaten Buru Berhasil mendominasi perebutan kursi legislatif pada 2014 lalu dengan merebut 10 kursi dari total 25 kursi DPRD Kab.Buru. Hal ini tentunya tidak di raih dengan hanya berpangku tangan tetapi bang ramly melakukanya dengan penuh pengorbanan dan kerja keras.

Disitulah seorang Ramly Umasugi menunjukan kelasnya sebagai seorang pemimpin berkaliber. Ia menunjukan karakteristik seorang pemimpin  yang berpolitik dengan akal sehat, kerja keras  dan hati yang sejuk serta jiwa yang tenang dan beretika dalam menghadapi lawan-lawan politik, pancasialis, religius.

Bang Ramly Sang maestro politik di kabupaten Buru, selama Lima tahun kepemimpinanya berhasil membawa daerah penghasil minyak kayu putih ini kearah yang lebih baik, dengan tangan dinginya bang Ramly terus melakukan pembangunan  daerah, hotmiks jalan raya hampir kita rasakan selama melakukan perjalanan baik ke buru utara Barat maupun ke dataran waeapo, pencanangan water Front City (WFC) atau kota menghadap laut telah dikembangkan untuk dapat menjadi icon kabupaten Buru, peningkatan jumlah lahan dan produksi disektor pertanian yang juga salah satu sektor unggulan kabupaten Buru terus Berlanjut dan membaik  Hingga pembangunan sumber daya Manusia yang sehat cerdas dan religius terus di genjot dengan menelurkan PERDA “GELORA” gerakan Magrib Bupolo Mengaji.

 

Tentunya masih banyak lagi yang sudah dilakukan Bang Ramly terhadap Negri Bupolo selama lima tahun terakhir, semua ini merupakan manivestasi atas rasa kecintaanya terhadap daerah kelahiran dan tempat dimana ia di besarkan sebagai seorang maestro politik yang di segani.

Sebagai bentuk konsistensi bang ramly terhadap pembangunan daerah di Kab.Buru  pada tanggal 21 september bang Ramly kembali mendaftarkan diri sebagai calon bupati dengan menggandeng pasanganya Amus Besan SH, untuk bertarung di pilkada 2017 mendatang.

Wacana tentang kembalinya bang Ramly untuk bertarung Di pilkada Buru 2017 telah tercium jauh-jauh tempo, hal ini membuat lawan politikya banyak yang enggan untuk maju bertarung dan memilih berafeliasi sebagai pasanganya, tak heran ketika ada keinginan yang tidak terakomodir untuk bersanding denganya diperhelatan pesta demokrasi 2017   banyak yang mulai menyerangnya dengan melakukan fitnah dan isu-isu profokatif di tengah masarakat karena kehiilangan jurus menghadapi dan menumbangkan karir politiknya.

Namun sebagai seorang maestro politik yang bertangan dingin Bang Ramly tetap menunjukan konsistensinya untuk terus bertarung dan membalas serangan lawanya yang melakukan isu profokatif dengan kerja Nyata yang merupakan karakter kepemimpinan Bung Ramly, Hal ini di buktikan dengan diraihnya Predikat wajar tampa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keungan RI atas laporann keuangan daerah tahun 2015 semenjak bang ramly masih menduduki jabatan Bupati aktif tentunya hal ini telah membantahkan seluruh fitnah-fitnah yang menjalar ke masarakat tentang beliau.

 

Apa yang dilakukan Bang Ramly harusnya menjadi contoh, teladan bagi politisi-politisi muda dalam berpolitik. Sikap konsisten dan konsekuen yang ditunjukan Bang Ramly  patut ditiru. Karakter dan karir politik bang ramly yang cemerlang sehingga  tidak berlebihan jika ia di sebut sebagai  Sang Maestro Politk buru.(RN-MR)

 

Hmi Cabang Namlea : Ciptakan Budaya Literasi

 

15800976_1009533419192346_442511876_n

Oleh : MR Litiloly

Ketua Bidang Lingkungan Hidup Hmi Cabang Namlea

 

 

Literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan menulis dan membaca, budaya literasi dimaksudkan untuk melakukan kebiasaan berfikir yang diikuti oleh sebuah proses membaca, menulis yang pada akhirnya apa yang dilakukan dalam sebuah proses kegiatan tersebut akan menciptakan karya. Membudayakan atau membiasakan untuk membaca, menulis itu perlu proses jika memang dalam suatu kelompok masyarakat kebiasaan tersebut memang belum ada atau belum terbentuk.

Hmi yang notabeenya adalah Mahasiswa dengan sed-eret title dan peran-nya, dianggap sebagai figur penting yang bisa memberikan kontribusi nya-ta terhadap kehidupan sosial. Kekuatannya sebagai seorang elite intelektual, dituntut memberikan pemikiran-pemikiran yang cemerlang yang bisa di ekseskusi secara real dalam kehidupan nyata. Ide-ide yang cemerlang sering menjadi cirri khas, sehingga tak salah apabila terjadi penyimpan harapan besar dipundak para mahasiswa sebagai generasi penerus yang bisa meneruskan estafet kepeminpinan bangsa.

Ada tiga budaya yang menjadi ciri khas dan ini tidak boleh ditinggalkan dari kegiatan kebiasaan mahasiswa terkhusunya Hmi itu sendiri; ketiga budaya tersebut adalah membaca, menulis dan berbicara. Dalam bahasa secara integralnya ini sering disebut sebagai budaya literasi. Budaya literasi merupakan ciri khas penting yang menunjukan bahwa mahasiswa itu memang seorang elite intelektual. Dengan membaca maha-siswa bisa menambah wawasan dunia, dengan menulis mahasiswa bisa berkarya dan menyamp-aikan wacana, dan dengan berbicara mahasiswa bisa kritis tanpa harus anarkis.

Kader Yang Terjebak

Betapa banyak Kader melupakan tradisi intelektual seperti membaca, menulis, diskusi. Dinamika internal yang berkepanjangan telah menjadi suatu jebakan yang melahirkan sekat-sekat sehingga  aktifitas kader itu sendiri lebih didominasi oleh aktivitas menyindir, menyinggung dan saling menjatuhkan.

Terjebak pada fanatisme figur yang masih begitu kental seakan-akan telah mengeyampingkan esensi lembaga itu sendiri, tak heran ketika pasca dinamika konferensi Cabang yang merupakan makanan pokok para kader selesai, sekelompok orang yang berbeda pandangan mulai membentuk lembaga mereka sendiri.

Tentunya hal ini merupakan suatu bentuk pemikiran yang  premature dimana akan menimbulkan kesan tampa adanya eksistensi dalam menduduki sebuah jabatan maka tak ada lagi tanggung jawab terhadap lembaga itu sendiri.Mirisnya fenomena kader yang terjebak ini tetunya sangat berdampak pada budaya Hmi itu sendiri, yang dimana Hmi terkenal dengan kebiasaan berdiskusi membaca dan menulis seakan telah di translite kelembaga yang dijadikan sebagai wadah untuk berkompetisi dalam merebutkan proposisi jabatan.

Sadar Literasi Adalah Solusi

Sadar literasi akan menjadi soal bagi civitas solidaritas hijau Hitam Cabang namlea. Budaya membaca menulis dan diskusi sudah seharusnya dikembalikan, sehingga ketika ada perbedaan pandangan ataupun persaingan dalam meningkatkan popularitas dan eksistensi diri sebagai kader harus dapat dilalui dengan menggunakan ruang-ruang yang mengedepankan kapasitas intelegensia, sehingga dinamika yang terlahir adalah dinamika perseteruan ide dan gagasan yang dapat mengkonstruksi kembali nuansa intelektualitas dalam berhimpun.

Untuk mengakhiri tulisan ini saya berpesan :

“membacalah agar terus mengingat dan meulislah agar engkau di ingat”

 

Kab.Buru Dapat 152 Ekor Sapi

50ternak-sapi

 

Rana News- Pemerintah propinsi Maluku melalui dinas Pertaniana telah  Memberikan Bantuan ternak sapi sebanyak 152 ekor kepada pemerintah Kabupaten Buru.selain itu jumlah sapi Sebanyak 342 ekor ini juga akan disalurkan kepada 18 kelompok peternak di Provinsi Maluku yang tersebar diSeram Bagian Barat (SBB), Seram Bagian Timur (SBT) dan Maluku Tengah.

Sapi-sapi tersebut di muat dengan kapal laut dari pelabuhan Pare-Pare dengan tujuan pelabuhan Buru dan pelabuhan Amahei Maluku Tengah, selanjutnya disalurkan kepada petani/peternak yang berhak untuk menerimanya.

“Jumlah Sapi yang disalurkan itu berbeda-beda sesuai dengan jumlah kelompok yang di bentuk,”kata Kepala Dinas Pertania Provinsi Maluku Ir. Diana Padang, MSi di Ambon, Kamis (29/12).

Menurutnya, Kabupaten Buru mendapat bantuan Sapi terbanyak yaitu 152 ekor dengan jumlah kelompok delapan yaitu satu kelompok mendapat 19 ekor Sapi, Kabupaten SBB 76 ekor jumlah kelompok empat, Kabupaten SBT 38 ekor jumlah kelompok dua dan Kabupaten Maluku Tengah 76 ekor dengan jumlah kelompok empat.

342 ekor Sapi tersebut didatangkan dari Pare-Pare Provinsi Selawesi Selatan, karena sesuai quata Provinsi Maluku dan Maluku Utara harus mengambil bibit Sapi dari Pare-Pare.

“Bantuan Sapi tersebut terlambat karena anggarannya terakomodir pada APBN-P dengan jumlah anggaran Rp. 3,7 Milyar, dan harga Sapi per ekor Rp. 8 juta “ucapnya.

Dikatakan, Sapi bantuan yang diberikan kepada 18 kelompok petani/peternak itu umurnya dua tahun dan siap untuk reproduksi, kini sudah diteriam dengan baik di tangan kelompok masing-masing.

Diharapkan, kelompok peternak yang menerima bantuan Sapi tersebut bisa mengelolanya dengan baik sehingga nantinya dapat meningkatkan pendapatan masing-masing kelompok.(RN-MR)

(sumber:TribunMaluku)

“RAMA” Berpeluang Besar Menang dipilkada 2017

15750007_359000344469920_556344686_n

(Muslhan Bachmid Tokoh Pemuda Buru)

Tokoh pemuda asal pulau buru  ” Muslan Bachmid “memprediksi Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Ramly Umasugi dan Amus Besan  “RAMA” masih sangat berpeluang besar memenangkan pilkada Buru di 2017 nanti.

Bahcmid kepada media (29/12)  mengatakan Ramly I Umasugi  dinilai cukup sulit  untuk ditumbangkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kab Buru 2017 mendatang.

“Ini lantaran belum adanya sosok dari partai lain atau calon kandidat lain yang dapat menandingi popularitas dan elektabilitas orang nomor satu di kab Buru ini” tandas Bachmid di Namlea.

fb_img_14776586998295378

(Ramli Umasugi Dan Amustofa Besan)

Bachmid menambahkan bahwa Peluang kemenangan RAMA berkisar di atas 60 persen, dikarenakan sebagian besar masyarakat kab buru masih memegang teguh budaya politik konservatif. Yakni, merasa nyaman dengan kondisi yang ada saat ini.

“ kab buru saat ini dengan melekatnya Berbagai prestasi gemilang  tentunya sangat berdampak terhadap tingkat kepercayaan publik kepada petahana Ramly Umasugi”

Bachmid juga menjelaskan bahwa rakyat masih membutuhkan sentuhan tangan dingin pak ramly umasugi untuk terus berkarya membangun kab buru.

“ Kepemimpinan ramly i umasugi sudah terbukti dengan berbagai prestasi yg pernh beliau torehkan di negeri ini sehingga masarakat masih sangat membutuhkan sentuhan tangan dinginya untuk melanjutkan kerja nyata” ujar Bachmid.(RN-MR)

“Kerja Nyata” PemKab Buru Manjakan Masarakat Dengan BTS Seluler

sq

Namlea, Rana News,- Pemerintah Daerah Kabupaten Buru telah melakukan kerja Nyata dengan  memanjakan dan mempermudah masarakat kab. Buru dalam melakukan komunikasi menggunakan jaringan BTS seluler yang telah diresmikan pada hari minggu (25/12) kemarin di desa Bara oleh ketua DPRD Kab.Buru.

Kepala Dinas Pariwisata dan Infokom Kab. Buru, Istanto Setyahadi kepada wartawan  di Namlea mengatakan, BTS seluler Merupakan program pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam rangka memberikan akses komunikasi bagi daerah-daerah yang blankspot atau daerah yang belum terjangkau sarana telekominikasi.

Dikatakannya, Desa bara merupakan salah satu dari beberapa Desa di Kabupaten Buru yang menjadi usulan prioritas untuk pembangunan menara termasuk daerah di dataran Rana.

“Bara merupakan salah satu dari sekian desa yang mendapat prioritas termasuk dataran pegunungan di Rana” tandas setyahadi.

Setyahadi  menjelaskan, daerah-daerah di Kecamatan Batabual serta daerah pegunungan yang ada di Kabupaten Buru juga menjadi prioritas Dinas Pariwisata dn Infokom Kabupaten Buru.

“Usulan pemda Untuk pembangunan menara seluler itu sudah sejak awal tahun 2016 yang ditandatangani oleh Bupati Buru non aktif Ramli I Umasugi. Namun, karna terkendala masa berakhir kontrak antara operator dengan menara, akhirnya Site Desa Bara baru dapat di selesaikan pada akhir tahun 2016 ini dan insya Allah akan terus dikerjakan tahun 2017 mendatang”, jelas Setyahadi.

Sementara Azis tomia sekretaris dinas Pariwisata dan infokom saat di konfirmasi (29/12) menambahkan bahwa pemasangan BTS di dessa Bara ini hanya sementara karena tahun depan akan dipindahkan ke Rana sedangkan di Bara sendiri akan digantikan dengan BTS yang lebih besar yang memiliki akses 3G.

“pemasangan BTS Mini ini hanya sementara karena tahun depan akan dipindahkan ke bagian Rana, Sedangkan desa Bara akan digantikan dengan BTS besar yang memiliki akses 3G.” Tandas tomia.(RN-MR)

 

“Ribuan Massa” Kepung Kampanye RAMA

nn

 

Namlea, Rana News,- Ribuan massa mengepung kampanye dialogis pasangan calon bupati dan calon wakil bupati buru Ramly I Umasugi dan Amus Besan di lapangan Desa Bara kecamatan Air Buaya dan Dusun Mena Batas Kota kecamatan Namlea kabupaten buru yang digelar pada sabtu (24/12).

Kehadiran ribuan massa pendukung dan simpatisan paslon RAMA di lapangan desa Bara itu mengejutkan calon kandidat dan tim kampanye, beberapa tim kampanye saat berorasi memberikan apresiasi kepada masyarakat maupun simpatisan yang hadir saat itu, dimana kata mereka, kehadiran ribuan massa ini betul-betul murni tanpa ada paksaan untuk mendengarkan tawaran fisi-misi dari calon kandidat RAMA di desa Bara.

Dari pantauan media, dilaporkan bahwa, seperti biasanya Paslon RAMA berkampanye dengan menawarkan sejumlah fisi dan misi yang kedepanya akan ditukarkan dengan suara dari masyarakat setempat apabila masyarakat memberikan hak suaranya kepada paslon RAMA.

Dalam kampanye dialogis itu juga, ribuan masyarakat dan simpatisan yang memadati lapangan bola desa bara itu dihibur oleh penyanyi-penyanyi local yang didatangkan dari kota namlea oleh paslon RAMA.

Usai berkampanye dialogis di lapangan Desa Bara pada sabtu sore, malam harinya paslon RAMA melanjutkan kampanye di Dusun Mena Batas Kota, kehadiran paslon RAMA di Batas Kota disambut dengan meriah oleh ibu-ibu simpatisan setempat.

Dalam setiap kampanye dialogis paslon RAMA, selalu saja dibanjiri oleh ribuan massa pendukung dan simpatisan, sehingga kekuatan massa pendukung RAMA di 82 desa yang ada di kabupaten buru tidak dapat dibendungi.

Paslon RAMA juga telah menargetkan kemenangannya di 10 kecamatan, yang mana terbukti setelah tim paslon RAMA melakukan simulasi pilkada dengan angka kemenangan RAMA pada posisi 68,36% dan Paslon Bakir – Ruli (BARU) menempati posisi 16,40%.(RN-MR)