Lautan Manusia “Banjiri” Kampanye Dialogis RAMA

Namlea, Rana News– Lapangan Desa Waeperang Kecamatan Liliali kabupaten buru tumpah rua saat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati buru Ramly I Umasugi dan Amus Besan (RAMA) menggelar kampanye dialogis pada Selasa (10/1) malam.
Kampanye dialogis yang berlangsung kurang lebih 4 jam itu, menghipnotis masyarakat yang hadir menyaksikannya, pasalnya diselingi dengan penampilan suara merdu dari beberapa kelompok penyanyi-penyenyi local seperti Kamba Ipa dan kawan-kawan.
Pasangan RAMA dalam setiap kampanye dialogis selalu saja menawarkan program Visi-Misi, dimana program Visi-misi itu akan ditukarkan dengan suara dari masyarakat.
Selain program Visi-misi yang ditawarkan, sejumlah pembangunan local terus menjadi perhatian seperti, pertanian, perkebunan, bantuan social dan beberapa infrastruktur pembangunan desa lainnya, bahkan saat ini Bandara Udara Namniwel yang terletak diantara Desa Sawa dan Desa Waeperang yang di biayai dari anggaran pemerintah pusat, dalam waktu dekat ini akan dioperasikan, disebabkan pekerjaannya telah selesai. 


“ini merupakan bentuk kerja nyata yang kami bisa berbuat kepada masyarakat, dengan kehadiran bandara yang bertaraf kelas Nasional di Buru, kami berharap dapat merubah taraf hidup dan pendapatan perekonomian masyarakat yang ada di sini”. Demikian orasi singkat calon bupati buru Ramly I Umasugi.
Diakhir orasinya, Umasugi berharap agar masyarakat dapat menjaga kedamaiana dan mempertahankan hak suaranya, sehingga tidak mudah tergadaikan oleh sekelompok orang-orang yang datang membawa sejuta janji-janji palsu.
Kampanye dialogis paslon RAMA mendapat sambutan yang positif dari masyarakat setempat, bahkan sebelum kampanye digelar, masyarakat setempat sudah dua hari mempersiapkannya.(RN-MR)

Peringati HUT PDI-P ke-44DPC PDI-P Buru Gelar Do’a Bersama

Namlea, RanaNews- dalam rangka merayakan hari ulang tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang ke-44, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Buru menggelar Doa bersama, sekaligus memasuki kantor baru DPC PDI-P yang berlangsung di sekretariat DPC PDI-P pada selasa (10/1).

Hadir dalam perayaan milad ke 44 PDI-P itu diantaranya, Calon Bupati Buru Ramly I Umasugi dan Tim Kampanye RAMA, sesepuh dan mantan ketua DPC PDI-P kabupaten buru Moctar Buamona, mantan anggota dprd provinsi maluku asal PDI-P Sugeng Hayati kwangit dan seluruh kader/pengurus DPC setempat.
Selain perayaan Millad yang ke 44, kader PDI-Perjuangan DPC Kab.Buru juga melakukan doa bersama kepada tokoh nasional Ir Soekarno dan alm, Taufik Kemas (bapak 4 Pilar kebangsaan), 

“Perayaan millad PDI-Perjuangan yang ke 44 juga di Selingi dengan Pembacaan alfariha kepada bapak bangsa alm Ir Sokarno dan bapak Taufik kemas yang merupakan bapak 4 pilar kebangsaan” tandas arifin Latbual, Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Kab.Buru.
Latbual juga menambahkan Doa tersebut sebagai Bentuk penghargaan kepada jasa-jasa mereka terhadap bangsa Indonesia., “Ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada jasa-jasa mereka dan terhadap bangsa dan negara”. singkat Latbual.(RN-MR)

Indonesia, Negara Produsen Kelapa Terbesar di Dunia

Date Created : 06/01/2017 | Date Modified : 06/01/2017

Pada 2016, produksi kelapa Indonesia mencapai 18,3 juta ton dan ini merupakan yang tertinggi di dunia. Filipina dan India menjadi produsen terbesar kedua dan ketiga dengan masing-masing produksi mencapai 15,4 dan 11,9 juta ton kelapa. 
10 produsen terbesar didominasi negara-negara dari wilayah Asia dengan iklim tropis, hanya Brazil dan Meksiko yang berasal dari luar Asia yang memproduksi kelapa dengan jumlah yang besar.
Kekuatan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa terbesar di dunia masih kurang dimaksimalkan. 
Industri pada komoditas ini masih belum banyak dikembangkan. Riset Kementerian Perindustrian menyebutkan masih banyak pohon kelapa sudah berusia tua (tidak produktif), tetapi replantasi berjalan tersendat/lamban, bahkan banyak perkebunan kelapa yang beralih fungsi. 
Selain itu, tantangan selanjutnya bagi pemerintah adalah mengembangkan industri pengolahan kelapa secara terpadu di Indonesia.

 Sumber : 2016 © Databoks, Katadata Indonesia.

Aliansi Pemuda Buru, Aksi antisipasi “Profokasi”

Ilustrasi aksi



Namlea,RanaNews– kumpulan pemuda yang mengatasnamakan aliansi pemuda Buru siang tadi (senin 9/1) melakukan aksi damai terkait antisipasi profokasi dan adu domba menjelang perhelatan pilkada Buru di 2017 mendatang.
Pada aksi tersebut Ian pattimurah salah satu tokoh pemuda kabupatan Buru dalam orasinya dipasar inpres namlea menyampaikan agar masarakat tidak terprofokasi dengan isu isu yang sengaja dimainkan oleh oknum onum politik yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba masarakat.
“Menjelang pilkada kabupaten Buru , diharapkan agar masarakat tidak teradu domba dengan isu-isu yang sengaja dimainkan untuk memecah belaj kita”. Ujarnya saat berorasi di pasar inpres namlea.
Pattimura juga menambahkan terkait dengan pengukuhan beberapa pegawai negri sipil itu merupakan suatu keharusan dalam dunia birokrasi yang tidak usah dipolitisir.
Selain itu pattimura juga menjelaskan birokrasi pada masa sekarang ini patut diberikan apresiasi atas predikat wajar tampa pengecualian atas hasil pemeriksaan badan pemeriksa keuangan (BPK RI) pada 2016 kemarin.
“Birokrasi pada masa sekarang ini seharusnya mendapat apresiasi atas predikat WTP pertama kalinya pada 2016 kemarin” ujarnya.
Dari hasil yang dihimpun tuntutan aksi damai tersebut adalah Mengutuk keras politik adu domba dan Mengecam keras pihak-pihak yang menuding birokrasi kab buru terlibat dalam politik praktis, tanpa bukti yang jelas.(RN-MR)

Dinas Pertanian Kab. Buru Kontrak Cetak Sawah 3000 ha.


Namlea,RanaNews-Kabupaten Buru yang dalam hal ini Dinas Pertanian ikut melakukan Penandatanganan kontrak cetak sawah se-indonesia pada kamis (5/1) dihotel Bidakara jakarta.
Imran Makatita, kepala dinas pertanian saat di hubungi media Via seluler menyampaikan bahwa program kementrian pertanian yang juga melibatkan TNI dengan thema Lahan tidur untuk meningkatakan ekspor pembangunan infrastruktur, kabupaten Buru mendapat jatah cetak lahan Sawah sebesar 3000 ha.
“Untuk Kab.Buru kami mendapat jatah cetak lahan Sawah Sebesar 3000 ha” ujar makatita.
Makatita juga menyampaikan Bahwa penambahan percetakan lahan sawah ini sangat di butuhkan dan kabupaten Buru dalam hal ini dinas pertanian akan berupaya semampunya untuk menjawab apa yang di targetkan pemerintah pusat.
“Untuk mencapai target luas lahan sawah di kab. Buru 10.000 ha kontrak cetak sawah ini sangat kami butuhkan dan kami harus mampu menjawab apa yg sudah di tergetkan oleh pemerintah pusat” singkat makatita.(RN-MR)

Tambang Gunung Botak Fokus diselesaikan 2017



Ambon,RanaNews-Komisi B DPRD Provinsi Maluku akan fokuskan penyelesaian pertambangan Gunung Botak Di Kabupaten Buru di tahun 2017,hal ini disampaikan Wakil Komisi B DPRD Provinsi Maluku Abdullah Marasabessy, di Ambon, Kamis (5/1)
“Kita menargetkan, tahun ini untuk menuntaskan berbagai persoalan yang berkaitan dengan masalah pertambangan di Maluku,”ujarnya.
Marasabessy katakan, di Maluku tren masalah pertambangan ada 2 yakni Gunung Botak di Kabupaten Buru dan Tambang Emas di Pulau Romang Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
“Semuanya akan diselesaikan pada tahun ini,” tandasnya.

Marasabessy menambahkan, untuk masalah pertambangan di Kabupaten Buru, komisi telah mempertanggungjawabkan ke lembaga rakyat Maluku dengan mengeluarkan rekomendasi yang sudah diteruskan ke pimpinan DPRD dengan harapan untuk secepatnya di paripurnakan.
“Intinya, komisi B tetap memfokuskan diri untuk menyelesaikan masalah pertambangan di Maluku sehingga tidak menjadi bola liar kepada masyarakat Maluku,” pungkasnya. (RN-MR)

Sumber :(malukupost)

PLT Bupati Buru Kukuhkan Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administratif.

Penandatanganan SK pengukuhan Oleh Plt Bupati Buru

Namlea, Rana News,- Pelaksana Tugas Bupati Buru Ir. Djuhana Soedrajat mengukuhkan Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administratif lingkup pemerintah daerah kabupaten buru yang berlangsung di aula kantor bupati buru pada kamis (5/1).Selain itu Kabupataen Buru juga merupakan kabupaten yang pertama di Maluku menggelar, Pengukuhan ASN sesuai OPD terbaru.
Dalam sambutannya Pelaksana Tugas Bupati Buru Juhana Soedradjat menandaskan, semoga momentum ini menjadi semangat baru bagi semua yang dilantik dalam menata aktivitas pemerintahan kearah yang lebih baik lagi. 
“Amanah yang diberikan kepada saudara-saudara sekalian, benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa penuh tanggung jawab yang tinggi”, katanya.

Saat Pengambilan sumpah pejabat yang dikukuhkan


“Hal yang penting untuk dipahami dan dijiwai karena konsekuensi dari pelaksanaan jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada bangsa, negara dan masyarakat  semata, akan tetapi lebih dari itu dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, momentum ini mewujudkan optimalnya kinerja pemerintah daerah dalam memenuhi harapan masyarakat yang terus berkembang saat ini”, ungkap Soedradjat.
Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan SK Bupati Buru kepada pelaksana tugas jabatan diantaranya, Inspektorat, Disperindag, Arsip dan Perpustakaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas PU, Dinas Pemuda dan Olah Raga, Pencatatan Sipil, Dinas Koperasi,  Dinas Pariwisata dan Infokom, Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan, Bapeda, Dinas Pamong Praja dan Investasi Penanaman Modal.(RN-MR)

Oknum Kelompok Pendukung BARU Serang Warga Adat


Namlea, Rana News,- Diduga Oknum sekelompok pendukung dari pasangan calon bupati dan calon wakil bupati buru dengan nomor urut 1 Bakir Lumbessy – Amrulah M Hentihu dengan jargon BARU melakukan penyerangan terhadap masyarakat Adat Dusun Balu-Balu Desa Wamlana Kecamatan Fena Leisela Kabupaten Buru pada selasa (3/1).

Keterangan yang berhasil di hinpun oleh wartawan dari masyarakat setempat bahwa, sebelumnya sekelompok oknum pendukung BARU, dengan menggunakan kurang lebih 4 buah mobil picup (truk mini) dan puluhan kendaraan roda dua melintasi jalan masuk dusun Balu-balu untuk berkonfoi pada selasa siang, dalam konfoinya dengan menggunakan alat pengeras suara, sejumlah oknum pendukung BARU sempat mengeluarkan kata-kata makian yang tak pantas di lontarkan didepan umum dan melakuna pelemparan batu kepada rumah-rumah warga adat setempat, sementara jadwal kampanye dialogis paslon BARU bukan dilaksanakan di dusun Balu-balu saat itu melainkan di Batlale, awelinan, karamat dan dusun waeula sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara KPUD setempat.


Kepada wartawan juga, masyarakat setempat mengatakan, mereka menyaksikan dengan jelas Ismail Palisoa salah satu pendung paslon BARU menggenggam sebuah alat tajam (parang) yang dikeluarkan dari dalam mobil picup dan kemudian menuju sebuah bangunan tenda (sabua) yang terletak didepan Rumah Adat dusun Balu-balu, Palisoa menghampiri tenda tersebut untuk kemudian menebang tiang-tiang tenda higa rubuh, yang mana tenda tersebut sebelumnya dibangun pasca penyambutan Calon Bupati Buru Ramly I Umasugi Senin (2/1) malam untuk bersilaturahmi dengan masyarakat adat setempat, alasan lain yang masyarakat sampaikan juga bahwa, tenda tersebut dirubuhkan oleh Palisoa dikarenakan menghalangi jalan mereka untuk berkonfoi.

Sementara itu korban pengancaman dan pelempara rumah, Markus waemese kepada wartawan mengatakan, rumahnya menjadi korban pelemparan dari oknum kelompok pendukung BARU, dimana kata Markus, tiba-tiba saja saat oknum kelompok pendukung BARU berkonfoi di dusun mereka, rumahnya dibanjiri batu yang datangnya dari arah jalan yang sementara dilalui oleh oknum kelompok yang berkonfoi.

Markus juga mengaku dirinya di ancam oleh salah satu oknum pendukung BARU yang bernama Arsad Fua, kata Markus sambil mengutip bahasa yang disampaikan Fua, bahwa apabila paslon BARU kalah di dusun tersebut maka mereka akan dihabisi,

 “arsad fua yang ancam beta, dia bilang, sampe BARU kalah di sini, katong Iris kamong, dia bilang sambil dia tunju ke beta”.


Keterangan yang berhasil dihinpun dari beberapa saksi bahwa, korban dengan saksi sudah melaporkan kejadian tersebut pada Rabu (4/1) di polsek kecamatan Air Buaya, namun hingga saat ini menurut mereka, polsek setempat belum memprosesnya, alasannya bahwa polsek akan melakukan mediasi antara kedua belah pihak, sementara menurut mereka (saksi Red,-) bersih keras untuk menempuh jalur damai.

Sementara itu Wakapolres Buru Kompol L Watimena saat dihubunggi wartawan lewat telepon seluler Rabu (4/1) membenarkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan kepada polsek air buaya, “saya sudah mendapat laporan dari polsek air buaya bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan”. terang Watimena.

Saat disinggung soal ancaman yang dilakukan oleh salah satu pendukung BARU yang bernama Arsad Fua kepada korban Markus Waemese, Watimena mendukung laporan tersebut, dikarenakan itu adalah hak dari korban.

“apabila itu mereka lapor juga maka tentunya kita juga tetap akan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku, sehingga ada langkah efek jera untuk dikemudian hari tidak terulang lagi”. Singkat Watimena.(RN-MR)